Faktor Penyebab Utama Tubuh Kegemukan

Faktor Penyebab Utama Tubuh Kegemukan – Sah sah saja kalau ada yang beranggapan kalau tubuh gemuk berarti orangnya makmur. Namun, kalau terlalu kegemukan juga kurang baik dan bisa berdampak pada kesehatan. Orang yang berbadan gemuk lebih beresiko terkena banyak penyakit ketimbang mereka yang berbadan normal. Lalu hal apa saja yang bisa menjadi penyebab utama kegemukan pada badan? Simak apa kata peneliti tentang penyebab tubuh kegemukan di bawah ini.

Satu tim peneliti yang berasal dari Universitas Cornell, AS, telah menemukan bahwa ada mikrobakteri yang di sebut dengan Christensenellaceae dapat membuat seseorang tetap langsing dan mampu mencegah kegemukan. Dilansir lansir oleh liputan6 dari The Wall Street Journal mikroba ini ada dalam usus dan menariknya, terkait secara genetik.

Perut Buncit Pria

Penelitian ini telah dipublikasikan pada Cell Journal bulan November 2014 yang menemukan bahwa meningkatnya tingkat obesitas disebabkan oleh penggunaan antibiotik. Sedangkan salah satu fungsi antibiotik itu sendiri yaitu untuk membunuh bakteri.

Pada penelitian tersebut telah disebutkan bahwa seorang manusia di ibaratkan seperti “tuan rumah” dimana ada sekitar 100 triliun mikroorganisme atau bakteri yang tersebar pada tiap inci kulit, mulut, hidung, telinga dan pada bagian organ tubuh lainnya.

Beberapa jenis bakteri tidak hanya berfungsi untuk mencerna makanan ataupun melawan benda asing yang ada dalam tubuh, namun juga mampu memproduksi vitamin serta bahan kimia yang mengatur sistem kekebalan tubuh.

Setelah pemakaian antibakteri berkembang pesat, beberapa jenis bakteri hilang dari tubuh manusia, yaitu bakteri Helicobacter yang berfungsi untuk membantu mengatur nafsu makan. Tanpa adanya bakteri ini, bisa saja manusia akan kehilangan sinyal alami yang memberitahu mereka agar berhenti makan.

Selain di sebabkan oleh antibakteri, pola hidup juga dapat mempengaruhi pertumbuhan bakteri di dalam tubuh.

“Kami menemukan bahwa hilangnya beberapa bakteri berguna dipengaruhi bukan hanya oleh usia dan antibiotik, tapi juga oleh berapa banyak alkohol yang diminum, berapa banyak olahraga yang dilakukan dan berapa banyak tidur dalam sehari,” demikian yang di katakan ahli mikrobiologi Rob Knight, ketua penelitian.

Kemudian para peneliti juga menganalisis sampel tinja dari hampir 1000 orang dengan rentang usia antara 23-86. Pada sampel tersebut ditemukan kalau mereka yang memiliki lebih banyak bakteri Christensenellaceae rata-rata dari mereka mempunyai tubuh yang lebih ramping.

DIsamping itu juga ditemukan kalau bakteri Christensenellaceae terkait secara genetik. Walaupun para peneliti belum tahu secara pasti apa yang bisa menyebabkan hal tersebut.

web site hit counter © MurahLaris.Com .